Remaja dan Komitmennya Akan Suatu Hubungan
Usia remaja adalah usia yang sangat indah dalam kehidupan manusia, sebuah
masa yang dimana kita bisa mendapat banyak teman dan komunitas yang bisa buat
kita eksis di dunia luar, tapi masa remaja yang paling dinikmati adalah saat
kita mulai menyukai lawan jenis baik laki-laki kepada perempuan atau
sebaliknya, otomatis dalam hal ini ada hal yang disebut “Nembak” si dia. Tau
kan artinya apaan? Yaa...Pacaran itu yang dimaksud. Tapi pada zaman yang
berbeda sekarang pacaran bisa menimbulkan beberapa hal yang sedikit melenceng
dari peradaban,haha apa sajakah itu? Ayo kita bahas rekan-rekan...
1.
Kegalauan (+Solusi)
“Galau” kata yang terucap ketika seseorang mengalami hal yang tidak disenanginya, ya bisa saja putus dengan pacarnya, pacarnya yang selingkuh, dan lain-lain. Tapi, apakah kalian pernah berpikir, untuk apa “terlalu lebay” dalam menyikapi suatu hal yang seperti itu, memang rekan, itu membuat kita sakit hati, tapi ga seharusnya kita terlalu waw untuk menyikapinya, itu bukan akhir dunia kan? Haha.
Banyak di jejaring sosial seperti Facebook orang-orang yang mem-posting status tertentu saat mereka mengalami hal yang terlalu didramatisir, seperti : “Aku mau kamu mati aja”, “Kamu giniin aku, tunggu karmanya” dan lain-lain. Apakah itu tidak sedikit berlebihan?
Saya ingin mengutip syair yang ada di lagu Sandiwara Cinta(Shaff Fix)
Kala cinta pada manusia
Adalah segalanya...
Indahnya impian dan harapan
Telah membutakan mata
Hingga telah menipuku dalam sandiwara sempurna
Dan yang ku dapat hanya luka dalam yang sulit ku sembuhkan
Terasa menyesakan dada
Kala cinta pada manusia
Dikhianati tinggalkan ku sendiri
Hanya air mata bicara
Tanda hati hancur terluka
Kita ga harus berlebihan rekan untuk menghadapinya, ingat kita masih punya orang tua kita yang kita harus lebih cintai, Tuhan yang harus lebih kita cintai, dan tentunya, kita ga usah terlalu galau jika ditinggal orang yang kita cintai karena:
untuk kaum laki-laki : “Tulang rusuk seorang laki-laki tidak akan jauh darinya”
untuk kaum perempuan : “Pemimpinmu akan mendatangimu dan tidak akan meninggalkanmu”
Pasti tau kan apa yang dimaksud?
“Galau” kata yang terucap ketika seseorang mengalami hal yang tidak disenanginya, ya bisa saja putus dengan pacarnya, pacarnya yang selingkuh, dan lain-lain. Tapi, apakah kalian pernah berpikir, untuk apa “terlalu lebay” dalam menyikapi suatu hal yang seperti itu, memang rekan, itu membuat kita sakit hati, tapi ga seharusnya kita terlalu waw untuk menyikapinya, itu bukan akhir dunia kan? Haha.
Banyak di jejaring sosial seperti Facebook orang-orang yang mem-posting status tertentu saat mereka mengalami hal yang terlalu didramatisir, seperti : “Aku mau kamu mati aja”, “Kamu giniin aku, tunggu karmanya” dan lain-lain. Apakah itu tidak sedikit berlebihan?
Saya ingin mengutip syair yang ada di lagu Sandiwara Cinta(Shaff Fix)
Kala cinta pada manusia
Adalah segalanya...
Indahnya impian dan harapan
Telah membutakan mata
Hingga telah menipuku dalam sandiwara sempurna
Dan yang ku dapat hanya luka dalam yang sulit ku sembuhkan
Terasa menyesakan dada
Kala cinta pada manusia
Dikhianati tinggalkan ku sendiri
Hanya air mata bicara
Tanda hati hancur terluka
Kita ga harus berlebihan rekan untuk menghadapinya, ingat kita masih punya orang tua kita yang kita harus lebih cintai, Tuhan yang harus lebih kita cintai, dan tentunya, kita ga usah terlalu galau jika ditinggal orang yang kita cintai karena:
untuk kaum laki-laki : “Tulang rusuk seorang laki-laki tidak akan jauh darinya”
untuk kaum perempuan : “Pemimpinmu akan mendatangimu dan tidak akan meninggalkanmu”
Pasti tau kan apa yang dimaksud?
2.
Kecemburuan yang berlebihan (+Solusi)
“Aku ga suka kamu deket-deket sama cewe lain!”. Saat seorang berbicara
seperti itu apakah terlintas di pikiran rekan-rekan, “Ini orang kenapa sensitif
banget aku deket-deket sama siapa juga? Aku bukan bonekamu” itulah? Ayo pernah?
ya sadar juga ga sih? Kalau beberapa efek cemburu yang berlebihan itu sangat mengganggu, untuk yang dimarahi karena deket dengan seorang yang lain sangat merasa dia dibelenggu oleh seseorang yang bahkan saudara kandungnya juga bukan, dan untuk orang yang memarahinya itu merasa tidak nyaman karena setiap kemana-mana pasti dia ga tenang karena pasangannya takut didekati atau mendekati orang lain. Apakah kalian nyaman dengan perasaan kacau balau seperti itu?Kurasa ga nyaman banget kan?
Solusinya?Tinggal...
Berpikirlah : ”Laki-laki yang baik hanya untuk perempuan yang baik”
dengan kata lain saling percaya dengan pasangan masing-masing, dan untuk seterusnya bisa dilanjutkan dengan mindset rekan-rekan sendiri... J
ya sadar juga ga sih? Kalau beberapa efek cemburu yang berlebihan itu sangat mengganggu, untuk yang dimarahi karena deket dengan seorang yang lain sangat merasa dia dibelenggu oleh seseorang yang bahkan saudara kandungnya juga bukan, dan untuk orang yang memarahinya itu merasa tidak nyaman karena setiap kemana-mana pasti dia ga tenang karena pasangannya takut didekati atau mendekati orang lain. Apakah kalian nyaman dengan perasaan kacau balau seperti itu?Kurasa ga nyaman banget kan?
Solusinya?Tinggal...
Berpikirlah : ”Laki-laki yang baik hanya untuk perempuan yang baik”
dengan kata lain saling percaya dengan pasangan masing-masing, dan untuk seterusnya bisa dilanjutkan dengan mindset rekan-rekan sendiri... J
Kesimpulannya:
Berkomitmen dalam berhubungan dengan cara berpacaran memang ada sisi baik dan buruknya, tapi itu semua bagaimana kita menyikapi dan membalikan keadaan untuk kita bisa menjalin hubungan yang berKOMITMENJ
dan berpikirlah bahwa penyesalan itu selalu terjadi dibelakang, saya ingin mengutip(Lagi) syair lagu yang kali ini Sesal Saja Tiada Guna (Shaff Fix)
Segalanya memang mungkin terjadi
Tapi waktu yang berlari takkan berhenti
Bahkan kesempatan tuk berbaik hati
Hanya penyesalan yang terjadi berulang kali
Berkomitmen dalam berhubungan dengan cara berpacaran memang ada sisi baik dan buruknya, tapi itu semua bagaimana kita menyikapi dan membalikan keadaan untuk kita bisa menjalin hubungan yang berKOMITMENJ
dan berpikirlah bahwa penyesalan itu selalu terjadi dibelakang, saya ingin mengutip(Lagi) syair lagu yang kali ini Sesal Saja Tiada Guna (Shaff Fix)
Segalanya memang mungkin terjadi
Tapi waktu yang berlari takkan berhenti
Bahkan kesempatan tuk berbaik hati
Hanya penyesalan yang terjadi berulang kali
Iringilah perbuatan buruk dengan yang baik
Niscaya pahala akan menghapus dosa
Dan berserah dirilah hanya kepada Allah
Sesungguhnya pintu maaf Allah semesta alam
Niscaya pahala akan menghapus dosa
Dan berserah dirilah hanya kepada Allah
Sesungguhnya pintu maaf Allah semesta alam
Tidak ada komentar:
Posting Komentar